Keutamaan Kisah
Al-Qur’an adalah sumber pertama dan utama bagi umat Islam dalam berbagai aspek dan
segi kehidupan. Terlebih lagi dalam masalah pendidikan yang merupakan masalah paling sentral
dan sangat menentukan kualitas manusia, khususnya anal-anak sebagai generasi penerus
peradaban. Jika pendidikan dimaknai sebagai jalan untuk mengoptimalkan potensi akal, jiwa
dan raga manusia menuju level tertinggi sebagai manusia yang mulia, maka bisa kita katakan
Al-Qur’an adalah kitab pendidikan dalam pengertian yang sesungguhnya.
Kesempurnaan Al-Qur’an sebagai rujukan utama dalam pendidikan Islam tidak hanya
pada aspek-aspek yang mendasar yang berkaitan dengan aspek metafisis dan epistemologis,
melainkan juga meliputi hal-hal yang berkaitan dengan hal teknis mengenai model, sistem, dan
metode pendidikan yang tepat dan sesuai dengan fitrah dan potensi manusia.
Kekuatan metode kisah terletak pada kesesuaiannya dengan fitrah manusia. Karena
secara psikologis manusia selalu membutuhkan sebuah model atau gambaran ideal dalam
hidupnya yang digambarkan dalam bentuk tokoh pahlawan yang jadi contoh untuk diikuti,
maupun tokoh antagonis yang harus dijauhi sifat dan karakternya. Dengan anugerah
kemampuan berpikir yang imajinatif dan kontemplatif, sebuah kisah shahih yang disampaikan
oleh penutur, dalam suasana yang tepat akan memberikan kesan yang mendalam kedalam
benak pendengarnya, menghunjam ke dalam qolbu dan melahirkan sebuah kesadaran. Inilah
yang disebut dengan internalisasi nilai-nilai yang sebetulnya tujuan utama pengajaran dan
pendidikan Akhlaq/karakter.
Comments (0)
Leave your thought